Preferensi News sebuah portal berita online berisi berbagai informasi berita terupdate secara cepat dan akurat
Monday, March 6, 2017
Pospera Sulsel Desak Nasionalisasi Freeport, Besok Aksi Nasional
Salah satu poin penting yang terdapat dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2017 tentang perubahan keempat Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara adalah ketentuan mengenai divestasi saham sebagaimana juga amanat UU No. 4 tahun 2009 tentang Minerba.
Dalam ketentuan tersebut, terdapat aturan bahwa pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) berkewajiban melakukan divestasi saham sebesar 51% secara bertahap.
Namun, belakangan ini perusahaan tambang asal Amerika Serikat, PT. Freeport Indonesia menyatakan keberatannya untuk melakukan divestasi sahamnya sebesar 51%. Freeport hanya bersedia melakukan divestasi 30% sebagaimana terdapat dalam ketentuan kontrak karya (KK) yang ditandatangani pada tahun 1991.
Ancaman PT Freeport Indonesia dengan memainkan isu merumahkan karyawan adalah strategi untuk menunda-nunda pemberitan divestasi saham sebesar 51 persen kepada pemerintah Indonesia ini menunjukan Freeport tidak patuh kepada pemerintah Indoensia.
Freeport harus menghargai kedaualatan bangsa Indonesia sebagai bangsa merdeka, yang mempunyai kewenangan penuh untuk menjalankan konstitusinya.
Konstitusi sudah mengamanatkan bahwa bumi, air, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Kendali atas kekayaan alam mineral harus ditangan negara jika berkeinginan untuk menyejahterakan masyarakat.
Pemerintah Indonesia saat ini, tengah berupayah untuk menjaga komitmen konstitusi agar kekayaan alam kembali ke pangkuan Ibu pertiwi.
Untuk itu, Kami POSPERA DPD SULSEL yang sadar akan tanggung jawab sebagai rakyat yang berdaulat menyatakan sikap sebagai berikut :
Mendukung penuh Presiden Joko Widodo dan Mentri ESDM untuk tidak ragu-ragu dalam menghadapi PT Freeport Indonesia. Aset dan kekayaan alam yang ada di bumi Indonesia harus di lindungi dan digunakan sebesar-besar bagi kesejahteraan Rakyat sesuai amanat pasal 33 UUD 1945.
Mengecam keras sikap elit PT Freeport yang menjadikan buruhnya sebagai tameng dan alat menekan Pemerintah Indonesia. Juga cara-cara mengancam dan menggertak Pemerintahan Joko Widodo. Cara-cara kuno sebagai watak asli imprealisme ini harus dilawan oleh semua rakyat Indonesia. Ini soal kedaulatan Indonesia atas tambang dan asset kekayaan alamnya. Tidak ada cerita, Negara didikte dan takut sama ancaman dan tekanan koorporasi/swasta.
Jika PT Freeport Indonesia tetap keras kepala dan tak mau tunduk pada hukum dan peraturan di Indonesia, kita mendesak Negara untuk segera lakukan langkah Nasionalisasi Tambang dan aset PT Freeport untuk dikelola Negara, melalui kerjasama BUMN, BUMD dan Koperasi Rakyat sebagai representatif perwakilan Rakyat atas pengelolaan, pengurusan dan pemanfaatan aset dan kekayaan alam.
Kami menyerukan agar segera bangun Persatuan dari segenap kekuatan elemen rakyat yang ada untuk menghadapi Freeport dan kekuatan-kekuatan imprealisme asing yang slama ini secara tidak adil merampok aset dan kekayaan alam Indonesia, beserta para kolaboratornya di dalam Negeri. Praktek ketidakadilan atas kekayaan sumber daya alam Indonesia ini sudah harus diakhiri. Gagasan Nawacita dan Trisakti mesti terus digaungkan. Setelah kasus PETRAL di Migas (2015), kini momentum berikutnya, urusan Freeport ini.
Sunday, March 5, 2017
Pekerja PT. Jasuta Aero Service Makassar Mogok Kerja 5 Hari
kan sesuai standar UMP dan BPJS ketenaga kerjaan di adakan.
"Kami sudah 5 hari mogok kerja, karena perusahaan tidak membayar gaji kami sesuai UMP dan BPJS kami tidak ada," ungkap Alif Supriadi, koordinator pekerja PT. Jasuta Aero Service ketika konsolidasi, Senin, 6/3/2017.
PT Jasuta Aero Service sendiri merupakan perusahaan dibawah manajemen PT. Garuda Indonesia yang menangani ground handling yang pekerjaannya cleaning aircraff.
"Namun kenyataannya lembur tidak terbayar, cuti tidak ada, tidak ada kontrak kerja, BPJS kesehatan hanya sebagian," tambah Alif Supriadi.
Ketika konsolidasi pekerja ini telah didampingi oleh LBH Pospera Makassar, Metamorfosis dan LKBH Makassar. "Ya kami siap mendampingi dan memperjuangkan nasib para pekerja PT. Jasuta Aero Service ini hingga tuntutan dikabulkan," ungkap Muhammad Sirul Haq, Dewan Pengarah LBH Pospera Makassar.
LBH Pospera Makassar Harap APS dan Serikat Pekerja Bersinergi
Preferensi.net-Makassar: Upaya pembentukan Serikat Pekerja Cleaning Service Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (SPCS BISH) menuai banyak pro kontra, terutama dari perusahaan yakni PT Angkasa Pura Support (APS).
Hal ini mendatangkan sikap persuasif dari pihak LBH Pospera Makassar (Lembaga Bantuan Hukum Posko Perjuangan Rakyat Makassar). "Menurut kami dari Pospera, pembentukan serikat pekerja itu adalah hak pekerja sebagaimana diatur dalam konstitusi negara dan secara khusus dalam UU Nomor 21 tahun 2000 jadi tak perlu dilarang-larang, jika dilarang itu sama saja melawan negara hukum Indonesia ini," ungkap Muhammad Sirul Haq, selaku Dewan Pengarah LBH Pospera Makassar di kantornya, Senin, 6/3/2017.
LBH Pospera Makassar berharap APS dan SPCS dapat bersinergi dan bekerjasama sebagai sebuah satu kesatuan utuh yang tak dapat dipisahkan dan saling membutuhkan. "Sinergi APS dan SPCS itu untuk membangun kesejahteraan sosial rakyat dan negara ini, karena keduanya membutuhkan kesejahteraan bersama sebagaimana amanah dari Ideologi Pancasila, konstitusi negara dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia," tutur Sirul.
LBH Pospera Makassar saling membangun rasa kemanusiaan, saling objektif menilai dan transparan. Jika perlu antara APS dan SPCS sekali-kali digelar ajang tanding futsal sebagai bentuk membangun silaturahim antar keduanya.
Metamorfosis Gelar Latihan Rutin Wall Climbing
Latihan ini sendiri menggunakan dinding panjat berwarna orange yang dilengkapi tali pengaman, dan selain memanjat Metamorfosis juga melakukan pendampingan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Pencak Silat Unhas Bentuk Tim Atlet Rektor Unhas Cup IX
Rapat pembentukannya sendiri akan digelar Senin, 6/3/2017, pukul 20.00 wita-selesai, bertempat di ruang Forbes, lantai 2 PKM 1 Unhas. “Diharapkan partisipasi dan masukan dari teman semua, agar tahun ini kita bisa merebut juara umum 1, Aminn,” tutur Haeril dengan semangat pesilatnya.
SPCS BISH Ikuti Pelatihan Jurnalistik OI Maros
“Pelatihan ini narasumbernya yaitu Imam Dzulkifli dari redaksi Harian Fajar, dan Faisal Zen pakar sosial media yang dibawakan dengan sangat menarik,” ungkap Zainal, anggota SPCS BISH ketika ditemui setelah pelatihan.
Saturday, March 4, 2017
LBH POSPERA TANTANG SPCS BISH DAN METAMORFOSIS TANDING FUTSAL
Pertandingan futsalnya sendiri akan digelar pada Kamis, 9/3/2017 pada pukul 20.00 Wita hingga 22.00 Wita.









