Showing posts with label DPC Pospera Maros. Show all posts
Showing posts with label DPC Pospera Maros. Show all posts

Sunday, March 5, 2017

LBH Pospera Makassar Harap APS dan Serikat Pekerja Bersinergi

Preferensi.net-Makassar: Upaya pembentukan Serikat Pekerja Cleaning Service Bandara Internasional Sultan Hasanuddin  (SPCS BISH) menuai banyak pro kontra, terutama dari perusahaan yakni PT Angkasa Pura Support (APS).

Hal ini mendatangkan sikap persuasif dari pihak LBH Pospera Makassar (Lembaga Bantuan Hukum Posko Perjuangan Rakyat Makassar). "Menurut kami dari Pospera, pembentukan serikat pekerja itu adalah hak pekerja sebagaimana diatur dalam konstitusi negara dan secara khusus dalam UU Nomor 21 tahun 2000 jadi tak perlu dilarang-larang, jika dilarang itu sama saja melawan negara hukum Indonesia ini," ungkap Muhammad Sirul Haq, selaku Dewan Pengarah LBH Pospera Makassar di kantornya, Senin, 6/3/2017.

LBH Pospera Makassar berharap APS dan SPCS dapat bersinergi dan bekerjasama sebagai sebuah satu kesatuan utuh yang tak dapat dipisahkan dan saling membutuhkan. "Sinergi APS dan SPCS itu untuk membangun kesejahteraan sosial rakyat dan negara ini, karena keduanya membutuhkan kesejahteraan bersama sebagaimana amanah dari Ideologi Pancasila, konstitusi negara dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia," tutur Sirul.

LBH Pospera Makassar saling membangun rasa kemanusiaan, saling objektif menilai dan transparan. Jika perlu antara APS dan SPCS sekali-kali digelar ajang tanding futsal sebagai bentuk membangun silaturahim antar keduanya.

Tuesday, October 4, 2016

DPAC Pospera Biringkanaya Ancam Laporkan Kepsek SMAN 7 Makassar ke Dinas Pendidikan Makassar

Preferensi.net-Makassar: Dewan Pimpinan Anak Cabang Posko Perjuangan Rakyat Kecamatan Biringkaya Makassar (DPAC Pospera Biringkanaya) ancam laporkan Kepala Sekolah Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Makassar (SMA 7 Makassar) terkait pemaksaan membayar sumbangan, Rabu 5/10/2016.

“Hal ini diakibatkan beberapa siswa SMA negeri 7 Makassar, tidak mengikuti ujian dikarenakan tidak membayar sumbangan sukarela sehingga guru guru SMAN 7  hanya mengizinkan masuk kelas bagi yang membayar sumbangan sukarela selama tiga bulan 75 ribu perbulannya di kali 3 bulan 225 ribu per siswa,” ungkap Wardiman, Ketua Divisi Advokasi DPAC Pospera Biringkanaya, Makassar ketika ditemui di Kantornya di Jalan Arungteko nomor 35 Sudiang.

Tambah Wardiman, “awalnya ini diketahui karena beberapa siswa maupun orang tua siswa keberatan dengan adanya unsur paksaan sumbangan sukarela yang dilakukan oleh SMAN 7 Makassar, kemudian datang melapor ke Kantor kami”.

Wardiman berjanji di depan para orang tua siswa dan siswa SMAN 7 Makassar akan membawa persoalan pungutan liar ini ke Dinas Pendidikan Makassar di bilangan jalan Hertasning Raya.

Nara Hubung Wardiman : +6281355033031

Sunday, September 4, 2016

Pospera Sulsel Aksi Depan Polda Sulselbar Desak Tangkap Gendo

Preferensi.net - Pospera Sulsel Aksi Depan Polda Sulselbar Desak Tangkap Gendo terkait pelecehan yang dilakukan I Wayan Suwardana alias Gendo, Senin, 5 September 2016.

Demo ini terkait tindak lanjut dari laporan polisi yang telah dilakukan Pospera di lima provinsi yakni Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Bali atas pelecehan nama Pospera (Posko Perjuangan Rakyat) menjadi Posko Pemerasan Rakyat yang dilakukan Gendo.

"Tangkap Gendo Sara, kita tidak terima bila Gendo melecehkan organisasi kami. Perlu untuk ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian secara serius dengan menangkap Gendo," ujar  Dedy Abrar Hamsir, Ketua DPD Pospera Sulsel.

Wednesday, August 17, 2016

Pospera Makassar Mencari Wartawan Warga

Preferensi.net - Dewan Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat Makassar (Pospera Makassar) selenggarakan pelatihan Jurnalisme Warga, yang akan digelar Minggu, 21 Agustus 2016. “Pospera Makassar mencari wartawan warga untuk fokus pada reportase dan pembuatan berita terkait agenda Pospera selain akan ditujukan untuk bekerja profesional sebagai wartawan warga,” ungkap Muhammad Sirul Haq, Ketua Pospera Makassar, Kamis, 18/8/2016.

Lebih lanjut ketika ditemui di Kantor Pospera Makassar, Sirul mengungkapkan, “pelatihan ini juga memberi kemampuan khusus dalam pembuatan press release karena selain sebagai jurnalis warga juga sebagai paralegal warga yang mendampingi kasus agar diketahui publik.”

Pelatihan ini akan dilaksanakan secara mandiri, untuk itu mengharapkan kepada setiap peserta yang berkeinginan kuat dan bertekat keras menjadi wartawan warga memberikan biaya konstribusi sebesar Rp. 100ribu. “Biaya itu untuk konsumsi pelatihan, ATK, materi dan perangkat pelatihan termasuk sertifikat yang diperuntukkan bagi peserta, juga kegiatan terkait tindak lanjut pasca pelatihan,” ungkap Agus Salim, Ketua panitia pelaksana, Kamis, 18/8/2016 ketika ditemui di Kantor Pospera Makassar.

Pelatihan akan digelar di Kantor Pospera Makassar di Jalan Ujung Bori, Ruko Borong Bisnis Center No. C16, Borong, Makassar. Bagi warga yang berkeinginan dapat mengontak nara hubung, Agus 085341913216, Fauzi 082191396308 atau Fadhel 085299477299.

Ket Foto : Hasbi Lodang, Dewan Pembina DPD Pospera Sulsel

6 Alasan Pospera Laporkan Gendo Pentolan Walhi

Penjelasan Resmi Pospera terkait pelaporan @gendovara ke Mabes Polri.

1. Kedatangan ke Mabes Polri di lakukan oleh Pospera bukan untuk mengadukan penghinaan tapi melaporkan ujaran kebencian SARA sesuai pasal 28 UU ITE dan pasal 16 UU no 40 tahun 2008.

2. Apa yg dilaporkan terkait beberapa kata yaitu :

merendahkan fisik dan martabat manusia :
"gigi tidak rata", 
"muka jelek",

Menjadikan Marga sebagai ejekan :

"napitufulus"

Memanggil dengan kata yang menyamakan manusia dgn hewan "Nyet"

Menghina dan Merendahkan martabat organisasi dengan kata "Pos Pemeras Rakyat"

Dan beberapa kata yg lainnya.

3. Ucapan ucapan merendahkan kemanusiaan sudah ditulis berkali kali oleh terlapor di twitter nya sejak bulan Febuari 2016 hingga bulan Juli 2016.

4. Upaya penyelesaian di luar jalur hukum sudah di lakukan dengan 3 kali bersurat ke Dewan Nasional Walhi sejak bulan Juli 2016 dan meminta Dewan Nasional Walhi untuk mengklarifikasikan ujaran2 tersebut dan mengambil langkah2 yg dianggap perlu. Pemilik akun @gendovara adalah satu dari lima anggota Dewan Nasional Walhi.

5. Hingga hari ini Adian Napitupulu tdk pernah menjawab apapun ucapan akun @gendovara baik di twiiter maupun di sosmed lainnya. Karena masalah  SARA bukan masalah Adian tetapi masalah semua umat manusia maka Dengan demikian masalah ini di ambil alih oleh Organisasi sebagai pelapor.

6. Pospera mengecam siapapun yg mengkaitkan pelaporan tersebut dengan Reklamasi Teluk Benoa.

Bagi Pospera, tidak ada alasan apapun yang pantas bagi siapapun untuk menghina dan merendahkan martabat manusia, menghina Marga atau Suku, merendahkan martabat organisasi.

Siapapun  yg menghina atau merendahkan martabat manusia karena fisik dan marga nya sesungguhnya tidak menghina atau merendahkan martabat orang itu tapi menghina Tuhan yg menciptakan orang dan marga atau suku itu.

Sekjen DPP Pospera
Abd Rahim K Labungasa.
No hp : 085244877722

(Bantu sebarluaskan)

Pospera Makassar Gelar Pelatihan Jurnalisme Warga


Preferensi.net - Dewan Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat Makassar (Pospera Makassar) selenggarakan pelatihan Jurnalisme Warga, yang akan digelar Minggu, 21 Agustus 2016. “Pelatihan ini membuat warga cerdas secara idiologi dan skill akan kerja-kerja wartawan, dan semakin membuat warga kritis akan keadaan sekitarnya sebagai sebuah insting Jurnalis,” ungkap Muhammad Sirul Haq, Ketua Pospera Makassar, Rabu, 17/8/2016.

Lebih lanjut ketika ditemui di Kantor Pospera Makassar, Sirul mengungkapkan, “pelatihan ini juga memberi kemampuan khusus dalam pembuatan press release karena selain sebagai jurnalis warga juga sebagai paralegal warga yang mendampingi kasus agar diketahui publik.”

Pelatihan ini akan dilaksanakan secara mandiri, untuk itu mengharapkan kepada setiap peserta yang berkeinginan kuat dan bertekat keras menjadi jurnalis warga memberikan biaya konstribusi sebesar Rp. 100ribu.

Bagi warga yang berkeinginan dapat mengontak nara hubung, Agus 085341913216, Fauzi 082191396308 atau Fadhel 085299477299.

Friday, April 1, 2016

183 Begal Ditangkap Polrestabes di Bulan Maret, Makassar Dijamin Aman Malam Hari

Diskusi "Makassar Tidak Aman, Mempertanyakan Keseriusan Aparat Hukum dan Pemerintah dalam Memberantas Anarkisme Begal" Jumat, 1 April 2016, Roemah Kopi, Jalan Sultan Alauddin, Makassar.

Pembicara yang hadir :
1. AKBP Abdul Azis, Kabag Ops Polrestabes Makassar
2. Muhammad Rivaldi, Ketua Puskompas Sulawesi Selatan
3. Muhammad Maulana, Anggota FAA PPMI Makassar

Lembaga pelaksana : DPC Pospera Makassar, LKBHM, Dpd Kai Sulsel, IKA SMAN 15 Makassar, Posbakum KAI Perjuangan Sulsel, FAA PPMI Makassar.

"12 Maret -31 Maret, 183 orang terindikasi begal yang telah ditangkap kepolisian Restabes Makassar," AKBP Abdul Azis, Kabag Ops Polrestabes Makassar dalam Diskusi FAA PPMI Mksr, Pospera Makassar, DPD KAI Sulsel, IKA SMAN 15 Mksr, LKBHM dan Posbakum KAI Perjuangan Sulsel, Jumat 1 April 2016.

Begal istilah yang tak dikenal dalam kepolisian yang ada adalah pencurian dengan kekerasan, sehingga istilah ini sebaiknya tidak digunakan lagi bagi stigma kota Makassar yang secara fakta tidak begitu melainkan aman-aman saja orang berjalan di tengah malam di dalam kota. Hal ini diungkapkan AKBP Abdul Azis, "sebaiknya stigma begal di Makassar dihilangkan karena itu membuat Makassar terasa tidak aman, padahal aman-aman saja. Bahkan kepolisian, khususnya Kapolrestabes secara serius mengamankan kota, setiap dua hari sekali mengumpulkan Kapolsek se Makassar dan hari yang lain mengumpulkan Kanit Reskrim se Makassar untuk membuat Makassar senyatanya aman terkendali."

Lain halnya yang ungkapkan Muhammad Maulana, anggota FAA PPMI Makassar (Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia) mengutarakan bahwa, "begal ada karena ketiadaan negara hadir untuk masyarakat, terutama untuk membangun Sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat yang terpinggirkan. Justru negara selalu menggunakan pola-pola kekerasan untuk melawan tindakan kekerasan yang dilakukan masyarakat."

"Negara abai dalam melindungi hak ekonomi sosial dan budaya masyarakat, sehingga apa yang dilakukan masyarakat khususnya begal adalah cerminan dari kebijakan salah yang selalu dilakukan negara. Negara harus hadir memberikan solusi bagi masyarakat, bukan menebar kekerasan di tengah masyarakat tanpa solusi yang berarti," tutur M Maulana, yang juga Advokat pada YLBHM (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Makassar).

Tambah Maulana, "negara harus memberikan solusi dengan mendidik masyarakat, membuka ruang seluasnya bagi akses terhadap pendidikan, kesejahteraan ekonomi dan ruang sosial yang bersahabat bagi masyarakat. Sehingga rakyat merasa diperhatikan oleh negara, dan rakyat yang cerdas tidak akan melakukan begal lagi."

Begitupun yang diungkap Muhammad Rivaldi, Ketua Puskompas Sulawesi Selatan, menyatakan, "solusi ekonomi harus hadir agar anak muda Makassar tidak terjebak pada prilaku begal, dengan membuka pelatihan pemberdayaan ekonomi."

"Kami siap dan akan melakukan hal itu bagi masyarakat, segera kami akan lakukan pelatihan ekonomi agara anak muda Makassar memiliki usaha sendiri, bekerja dan secara sehat memiliki visi dan misi bagi dirinya, keluarga dan bangsa negaranya agar aman dan sejahtera," ungkap Muhammad Rivaldi.

Sunday, February 28, 2016

LBH Pospera Makassar Temukan Gorengan Oplosan Plastik di Pongtiku

Preferensi.net-Makassar: LBH Pospera Makassar (Lembaga Bantuan Hukum Posko Perjuangan Rakyat)  temukan Gorengan yang dicampur plastik di seputaran Jalan Pongtiku, Kota Makassar, Minggu, 28/2016.

Temuan ini atas investigasi yang dilakukan Direktur Divisi Advokasi LBH Pospera Makassar, Fadly, SH selepas diskusi di kantor Pospera Makassar tentang fenomena banyaknya gorengan oplosan di Makassar.

“Jalan Pongtiku, Makassar ujung belok kanan sebelah kiri kalau mau ke Ujung Pandang Baru, letaknya, kami dapati setelah membeli gorengan itu langsung dan mengetesnya di tempat lain,” ungkap Fadly, SH ketika dimintai keterangannya, Minggu, 28/2/2016.

Tambah Fadly, “tidak saya perhatikan nama tempat gorengannya, kayaknya tidak memiliki nama. Saya tes-tes tadi malam karena teringat kata-katanya Fauzi (Ketua LBH Pospera Makassar - red), bahaya gorengan sekarang jadi saya coba bakar dan ternyata benar terbakar dan menyala api. Pas saya lepas crispynya memang menyatu tidak terpisahkan.”

LBH Pospera Makassar akan melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan identitas penjual gorengan tersebut, bila memungkinkan akan diperingati secara langsung atau akan membawa langsung ke jalur hukum karena telah melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan KUHP Pasal Penipuan.

“Secepatnya kami akan investigasi dan advokasi langsung ke penjualnya untuk melakukan langkah non litigasi dan litigasi atas temuan serius ini,” tutur Fadly, disela-sela kesibukannya memeriksa berkas kasus yang sementara ditanganinya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak penjual gorengan belum dapat dikonfirmasi secara langsung.

Thursday, February 25, 2016

Ketua LBH Pospera Makassar Korban Tabrak Lari, Pelaku Jadi Buron Polisi

Preferensi.net-Makassar: Ketua Lembaga Bantuan Hukum Posko Perjuangan Rakyat - LBH Pospera Makassar, Ahmad Fauzi, SH mengalami musibah tabrak lari. Kejadiannya malam dikala hujan, Kamis 25 Februari 2016.

Menurut pengakuan Ahmad Fauzi telah dilaporkan langsung tadi malam pasca kejadian tabrak lari ke Kantor Polsek Tamalanrea. "Saya sudah laporkan ke polisi di Polsek Tamalanrea dan diarahkan ke bagian Lakalantas didampingi saksi yang melihat kejadian tersebut terjadi," ungkap Ahmad Fauzi, via telepon disela-sela melaporkan kejadian tersebut di Polsek Tamalanrea, Kamis 25/2/2016.

Ahmad Fauzi pun telah menyebar secara online untuk mencari pelaku tabrak lari menggunakan mobil Proton dengan ada stiker IOF dibelakangnya, berikut petikan lengkap pesan berantai yang disebar ke jejaring online :

"Mobil Proton Tabrak Lari, Lagi Buron Polisi!

HARAP BANTU CARIKAN DAN LAPORKAN POLISI! Telah terjadi lakalantas yang menimpa diri saya di jalan perintis kemerdekaan depan proton pada hari kamis 25 februari 2016 pukul 20.30. Pada waktu itu lagi dalam keadaan hujan sehingga pada waktu itu pandangan sy terbatas dan saya mengendarai motor di sebelah kiri dengan kondisi pelan tiba2 ada mobil yang saya tidak tahu jenisnya diakibatkan pandangan saya terhalang hujan waktu itu menabrak saya dari belakang dan menyeret saya sejauh 10 meter dan menyebabkan motor saya dan saya sendiri mengalami luka.

Berdasarkan keterangan dari saksi mobil yang menabrak dan menyeret saya itu bernomor polisi DD 555 BQ dan saya sempat melihat stiker mobil tersebut IOF dan diduga mobil tersebut jenisnya offroad jadi saya mengharapkan bagi teman-teman yang melihat mobil tersebut tolong hubungi saya di nomor 082188432539 (Fauzi) saya hanya mau minta pertanggung jawaban dari pemilik mobil tersebut.

Harap bantu BC"

Friday, February 19, 2016

DPC Pospera Makassar Ajak Warga Makassar Kerja Bakti Hari Peduli Sampah di Pantai Losari

Preferensi.net-Makassar: DPC Pospera (Dewan Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat) Makassar Gelar Kerja Bakti di Pantai Losari Peringati Hari Peduli Sampah pada Minggu, 21 Februari 2016, di Pantai Losari dengan bersama DPD Pospera Sulsel dan seluruh warga masyarakat yang ingin terlibat dan memiliki kepedulian atas persoalan sampah di Makassar.

"Kami mengajak kepada seluruh warga Makassar tanpa terkecuali untuk turut serta dalam kerja bakti memperingati Hari Peduli Sampah yang akan digelar di Pantai Losari," ujar Ketua DPC Pospera Makassar, Muhammad Sirul Haq di sekertariat DPD Pospera Sulsel, Sabtu, 20/2/2016.

Kegiatan yang bersama DPD Pospera Sulsel ini, juga merangkul pemerintah Kota Makassar, Komunitas Berkebun Makassar, Komunitas Peduli Sampah Makassar, IKA SMAN 15 Makassar, FAA PPMI Makassar, DPD KAI Sulsel, DPW APPBJI Sulsel, Pandawa Nurdin Abdullah, IZ for Sulsel, LKBH Makassar, LBH LMP Sulsel, Metamorfosis dan berbagai komunitas lainnya.

"Harapan kami seluruh komunitas warga bisa terlibat dan tumpah ruah di event Kerja Bakti tersebut agar Kota Makassar yang kita cintai bersama lebih bersih dan maju," tutur Muhammad Sirul Haq dengan penuh semangatnya.

Bagi warga masyarakat maupun komunitas warga yang ingin terlibat silakan menghubungi nomor HP 085242752603 atas nama Muhammad Sirul Haq.

Diakhir wawancara Sirul, meneriakkan yel yel pembangkit semangat, "merdeka, merdeka, merdeka"

Tuesday, February 16, 2016

Pospera Sulsel Kerja Bakti Bareng TNI AD Koramil Rappocini

Preferensi.net-Makassar: Dewan Pimpinan Daerah Posko Perjuangan Rakyat Sulawesi Selatan (DPD Pospera Sulsel) Kerja Bakti bersama anggota militer dari TNI AD Koramil Rappocini, Senin, 15 Februari 2016.

"Kerja bakti ini masih prakondisi, sudah kita sampaikan bahwa sekertariat kami Pospera berdekatan dengan perumahan anggota TNI AD dari Koramil yang berada di Jalan Andi Tonro Lama," ungkap Dedy Abrar Hamsir, Ketua DPD Pospera Sulsel di sela-sela mencangkul dalam kerja bakti.

Rencananya Pospera Sulsel, khususnya Badan Penanggulangan Bencana DPD Pospera Sulsel dan anggota DPC Pospera Makassar akan melakukan kerja bakti yang digelar pada sabtu, 20 Februari 2016.

"Ya, kami akan mengundang seluruh anggota Pospera se-Sulawesi Selatan, melibatkan masyarakat sekitar khususnya juga anggota TNI AD dari Koramil Rappocini," tambah Dedy Abrar Hamsir yang khas berambut gondrong ini.

DPD Pospera Sulsel berharap dengan kerja bakti ini pemerintah kota Makassar dan Warga Makassar kedepan akan selalu terlibat dalam kegiatan kerja bakti yang digelar Pospera Sulsel.

Saturday, February 13, 2016

DPD Pospera Tuna Rungu Programkan Alat Bantu Dengar

Preferensi.net - Bantaeng: Dewan Pimpinan Daerah Posko Perjuangan Rakyat Tuna Rungu Sulawesi Selatan (DPD Pospera Tuna Rungu Sulsel) akan melakukan program kerja salah satunya alat bantu dengar.

Hal ini diungkapkan pada gelar Rakerda DPD Pospera Sulsel dengan tema "Rebut Kedaulatan Rakyat Demi Kesejahteraan Rakyat" yang diikuti DPD Pospera Tunarungu Sulsel dan seluruh DPC Pospera se Sulsel, Sabtu, 13 Februari 2016 di Pantai Marina, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

"Kami telah melakukan komunikasi dengan Mustar Bona Ventura selaku ketua DPP Pospera untuk mengadakan alat bantu dengar kepada anggota dan masyarakat yang mengalami permasalahan pendengaran," ungkap Muh Padang, Wakil Ketua DPD Pospera Tuna Rungu Sulsel di sela-sela Rakerda DPD Pospera Sulsel.

Tambahnya lagi, "kami akan merampungkan dulu struktur kepengurusan dan menunggu segera di sahkan kepengurusan kami agar segera bekerja, supaya program lain termasuk sekolah tuna rungu dapat terwujud."

Selain itu, program ini didukung oleh Abrar, Ketua DPD Pospera Sulsel dengan semangatnya, mengungkapkan, "diharapkan dengan Rakerda DPD Pospera Sulsel akan membawa kesejahteraan rakyat berupa perjuangan Pospera tersebut mewujudkannya," 

Rakerda ini dihadiri 100 Peserta dari DPD Pospera Sulsel, Pospera Tunarungu Sulsel dan seluruh DPC Pospera se Sulsel yang akan dilaksanakan hingga minggu, 14 Februari 2016. Dimana sebelumnya, Jumat 12 Februari 2016 pada malam hari diadakan pembukaan dan pelantikan DPC Pospera Bantaeng di Gapura Pantai Seruni yang dihadiri Wakil Bupati Bantaeng, Sekda dan SKPD se Kabupaten Bantaeng.

     DPD Pospera Tuna Rungu Programkan Alat Bantu Dengar

Rakerda DPD Pospera Sulsel Rebut Kedaulatan Rakyat Demi Kesejahteraan Rakyat

Preferensi.net - Bantaeng: Dewan Pimpinan Daerah Posko Perjuangan Rakyat Sulawesi Selatan gelar Rakerda DPD Pospera Sulsel dengan tema "Rebut Kedaulatan Rakyat Demi Kesejahteraan Rakyat" yang diikuti DPD Pospera Tunarungu Sulsel dan seluruh DPC Pospera se Sulsel, Sabtu, 13 Februari 2016 di Pantai Marina, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

"Diharapkan dengan Rakerda DPD Pospera Sulsel akan membawa kesejahteraan rakyat berupa perjuangan Pospera tersebut mewujudkannya," Abrar, Ketua DPD Pospera Sulsel dengan semangatnya.

Rakerda ini dihadiri 100 Peserta dari DPD Pospera Sulsel, DPD Pospera Tunarungu Sulsel dan seluruh DPC Pospera se Sulsel yang akan dilaksanakan hingga minggu, 14 Februari 2016. Dimana sebelumnya, Jumat 12 Februari 2016 pada malam hari diadakan pembukaan dan pelantikan DPC Pospera Bantaeng di Gapura Pantai Seruni yang dihadiri Wakil Bupati Bantaeng, Sekda dan SKPD se Kabupaten Bantaeng.

Monday, January 18, 2016

Pospera Maros Gandeng Pemda Maros Gelar Diskusi Publik Kawal Isu Kemasyarakatan

Assalamu Alaikum..
Attention Please.!!!

Sukseskan Dialog Publik Dpc Posko Perjuangan Rakyat bekerja sama dngan Pemda Maros  dengan Tema: "Mengawali Tahun dngan semangat perjuangan, upaya menjawab segala isu-isu kemasyarakatan, menuju kabupaten maros yang lebih baik" yg dilksanakan pd :

Hari/tgl : Minggu, 31 januari 2016
Pukul: 10.00 (wita)
tmpt : Aula Pendopo Maros.

Fasilitas yg diperoleh peserta Snack+sertifikat+cendramata+ ilmu yg bermamfaat. Seminar dibuka utk Umum.
Tidak dipungut biaya (GRATIS)
Hormat ku PanPel

Trimkasih. Wassalmu Alaikum Wr.wb
#bantu share