Preferensi News sebuah portal berita online berisi berbagai informasi berita terupdate secara cepat dan akurat
Wednesday, July 15, 2015
AZAS HAKIM HARUS TAHU HUKUMNYA sebaiknya diganti menjadi : AZAS HAKIM HARUS BELAJAR HUKUM LAGI..LAGI…LAGI DAN LAGI ???
Timex Cargo Tuntut Ganti Rugi 100 Juta ke Angkasa Pura Logistik dan Maskapai Lion Air Makassar
Preferensi.net - Makassar, Timex Cargo Tuntut Ganti Rugi 100 Juta atas Pengiriman Barang ke Angkasa Pura Logistik dan Maskapai Lion Air akibat pengiriman barang dari Makassar ke Tarakan bermasalah. "Barang kiriman 13 Juli sampai 14 Juli di Tarakan, 31koli 961kg x 65.000 Rp 62.465.000 sekilo pun barang tidak laku karena isinya, cabe rawit keriting besar dan daun sop, menjadi rusak dan tdk layak jual," ungkap Muhammad Jabbar, Timex Cargo, Kamis, 16 Juli 2015.
Tambahnya lagi, "Hari (15/7) ini 27koli 837kg x 65.000 Rp 54.405.000 barang yang harusnya berangkat jam 9 pagi langsung ke Tarakan, baru sampai tadi jam 9 malam di Tarakan karena harus transit di Balikpapan. 25 % yg terjual murah dan selebihnya jd sampah."
"Sebenarnya sudah sering kejadian hal seperti itu, tapi saya masih maklumi dan penerima barang pun juga bisa maklumi. Tapi hari ini sudah sangat terasa berat pak karena sudah puncak pemakaian barang dan harga jualnya pun melonjak," ungkap Muhammad Jabbar dengan nada kesalnya.
Lebih lanjut M Jabbar mengutarakan, "Orang air lines hanya bisa berkata, jangan komplain ke kami karena semua kesalahan APlog (Angkasa Pura Logistik) atas keterlambatan penanganan di RA (Regulated Agent) semenjak dipindahkan ruang out going cargo."
Dilain pihak Rudolf Reich, Wakil Ketua Asperindo SulSel meminta Timex Cargo menuntut ganti rugi 100juta tersebut. "Tolong siapkan berkas pak untuk kita tuntut dan limpahkan secara resmi baik pidana lewat pengacara maupun lewat kppu dan Pengadilan," Tutur Rudolf Reich, Kamis, 16 Juli 2015.
Tuesday, July 14, 2015
Regulated Agent yang Menindas
Bangsa kita sendiri adalah saudara penindas paling kejam
Kekejamannya melebihi penjajah Belanda
Hatinya lebih hitam mengisap uang rakyat
Itulah orang sawo matang komprador
Atas nama aturan menerapkan regulated agent
Tujuannya cuma satu mengisap keuntungan
Keuntungan diatas penderitaan orang banyak
Satu kata buat mereka, lawan!
Lawan setiap penindasan
Merdeka....merdeka...merdeka
Monday, July 13, 2015
Undangan Terbuka Peliputan Audiens Kuasa Hukum Asperindo dan Angkasa Pura
Press Rilis
Dalam waktu beberapa hari ini PT Angkasa Pura akan memberlakukan RA(Regulated Agen) kepada pengusaha kargo utamanya yang tergabung di dalam Asperindo
RA ini akan berlaku pada tanggal 20 Juli 2015 dimana di dalam RA ini akan menaikkan biaya pergudangan logistik sebesar 110% dari biaya sebelumnya dari Rp. 500/kg menjadi Rp.1050/kg.
Beberapa poin yang akan kita bawa dalam audiens dengan PT Angkasa Pura adalah
1. PT Angkasa Pura telah melakukan monopoli usaha didalam wilayah kerjanya dan tidak menyelenggarakan tender untuk memungut biaya kargo
2. PT Angkasa Pura menaikkan biaya pergudangan logistik kepada
pengusaha kargo sementara PT Angkasa Pura sendiri belum bisa melengkapi fasilitas yang dibutuhkan oleh pengusaha kargo seperti belum adanya fasilitas dry ice yang diberikan kepada pengusaha kargo untuk melakukan ekspor via udara
3. Adanya pungutan liar seperti pemungutan biaya forklip Rp.1.000/Kg terus biaya RA sebesar Rp. 1050/Kg yang dimana pemungutan itu tidak disosialisasikan kepada pengguna jasa. Dan menurut PT Angkasa Pura pemungutan RA berdasarkan Permen No 32 Tahun 2015.
4. Adanya dugaan korupsi yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura senilai Rp.60 Miliar yang didapat dari perhitungan biaya Forklip dan Out going yang dimana kedua biaya tersebut tumpang tindih dan menjadi double cost
5.Kurang pekanya PT Angkasa Pura terhadap kehilangan barang oleh pengguna jasa yang dimana barang tersebut sudah diserahterimakan oleh pengguna jasa dan pemberi jasa dan PT Angkasa Pura sebagai pemberi jasa tidak memberikan perhatian kepada barang-barang pengguna jasa.
Dari beberapa poin di atas maka kami selaku kuasa hukum dari Asperindo sebagai pengguna jasa mengundang terbuka bagi kalangan wartawan media cetak,elektronik dan online untuk menghadiri dan meliput pertemuan antara Kuasa Hukum Asperindo dengan PT Angkasa Pura yang berlangsung pada
Hari Selasa :14 Juli 2015
Tempat: PT Angkasa Pura Logistik
Tujuan: Audiens dengan GM PT Angkasa Pura Logistik terkait pemberlakuan RA
Demikian penyampaian kami. Diharapkan kehadiran
Tertanda
Tim Kuasa Hukum Asperindo
Sunday, July 12, 2015
Asperindo membuat Petisi Online kepada Menteri Perhubungan
Prefensi.net Kuasa Hukum ASPERINDO telah membuat sebuah petisi kepada Menteri Perhubungan
Ignatius Jonan. Isi dari petisi itu berkaitan dengan indikasi korupsi yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura terhadap pengusaha yang tergabung dalam Asperindo.
"Selama ini asperindo sudah berulang kali mencegah ditetapkannya RA dengan memberikan somasi kepada pihak angkasa pura logistik tetapi sama sekali tidak ada tindakan atau tanggapan apapun secara tertulis" Ujar Achmad Ilham selaku perwakilan kuasa hukum Asperindo.
Asperindo Tantang Kabareskrim dan KPK Tangkap Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam Penerbitan PM 32/2015 dan GM PT Angkasa Pura I Makassar Terindikasi Korupsi
Wednesday, July 8, 2015
Humor : Akibat Resesi Yunani, Semua Bank d Indonesia akan Tutup
Bercermin dr negara Yunani yg menuju bangkrut, tdk ada salahnya mencermati berita berikut ;
DAFTAR BANK YANG AKAN DITUTUP: Kepada rekan-rekan yang punya simpanan di bank di bawah ini agar berhati-hati, karena nenurut info dari PCSBSI Pusat bank tersebut akan ditutup, sehubungan dengan krisis global dan meningkatnya utang negara kita. Berikut Daftar Bank yang akan ditutup tsb:
1. Bank Bukopin
2. Bank BRI
3. Bank Mandiri
4. Bank BTN
5. Bank Danamon
6. Bank BCA
7. Bank BII
8. Bank Permata
9. Bank Niaga
10. Bank Agroc
11. Bank ABN
12. Citibank
13. Bank HSBC
14. Bank Panin
15. Bank Standard Chartered
16. Bank BNI
Bank2 tersebut akan ditutup setiap harinya sekitar pukul 17.00 dan akan dibuka kembali esok pagi sekitar pukul 08.00 karena harus dibersihkan.
Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, agar semua nasabah menjadi maklum.
Supri M.Sc.
Ketua Pusat PCSBSI (Persatuan Cleaning Service Bank Seluruh Indonesia).